Meningkatkan Penggunaan LinkAja Syariah Melalui Persepsi Kemudahan dan Manfaat

Perbankansyariah.umsida.ac.id– LinkAja Syariah, layanan pembayaran digital berbasis syariah yang berkembang pesat, telah memperoleh perhatian masyarakat di Surakarta.

Baca Juga: Pengaruh Pemahaman Literasi Keuangan dan Kesiapan Masyarakat terhadap Penggunaan Central Bank Digital Currency (CBDC)

Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana persepsi kemudahan penggunaan mempengaruhi persepsi manfaat, niat untuk menggunakan, serta penggunaan aktual sistem pembayaran digital ini. Berdasarkan hasil riset yang dilakukan pada 100 responden di Surakarta, penggunaan LinkAja Syariah terbukti berpengaruh signifikan pada peningkatan penggunaan layanan ini, dengan temuan penting terkait teknologi finansial syariah.

Latar Belakang Penggunaan Teknologi Pembayaran Digital di Indonesia

Indonesia, sebagai negara dengan jumlah pengguna internet yang besar, telah mengalami perkembangan pesat dalam sektor teknologi finansial atau FinTech. Salah satu pemain utama dalam bidang ini adalah LinkAja, yang meluncurkan LinkAja Syariah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan transaksi yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Layanan ini tidak hanya memudahkan transaksi pembayaran tetapi juga mencakup distribusi zakat, infak, dan waqf, yang menjadi nilai tambah dalam sistem keuangan digital ini.

LinkAja Syariah menghadirkan beberapa fitur unggulan yang menarik minat pengguna, khususnya dalam aspek kemudahan dan keamanannya. “Fitur yang mudah digunakan dan transaksi yang cepat membuat masyarakat Surakarta lebih tertarik untuk beralih ke LinkAja Syariah,” ujar salah satu responden dalam penelitian ini.

Pengaruh Persepsi Kemudahan Terhadap Penggunaan LinkAja Syariah

Hasil penelitian yang menggunakan Technology Acceptance Model (TAM) menunjukkan bahwa persepsi kemudahan penggunaan (perceived ease of use) memiliki pengaruh signifikan terhadap persepsi kebermanfaatan dan niat perilaku untuk menggunakan LinkAja Syariah. Dalam model ini, semakin mudah suatu teknologi digunakan, semakin besar kemungkinan orang akan merasa teknologi tersebut bermanfaat dan lebih sering digunakan. Sebagai contoh, kemudahan navigasi dan fitur yang jelas dalam aplikasi LinkAja Syariah telah meningkatkan keyakinan masyarakat bahwa layanan ini dapat mempermudah aktivitas finansial mereka.

“Pengguna yang merasa aplikasi ini mudah digunakan cenderung memiliki niat yang lebih kuat untuk terus menggunakannya,” jelas Eko Asmanto, salah satu peneliti. Temuan ini menggambarkan pentingnya desain yang ramah pengguna dalam aplikasi layanan keuangan digital berbasis syariah.

Implikasi dan Rencana Masa Depan untuk LinkAja Syariah

Meskipun LinkAja Syariah menunjukkan hasil positif dalam meningkatkan penggunaan layanan pembayaran digital, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa persepsi manfaat (perceived usefulness) tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap penggunaan aktual. Ini membuka peluang bagi pengembang untuk terus meningkatkan fitur-fitur layanan yang lebih relevan dengan kebutuhan pengguna.

Baca Juga:Wakil Dekan FAI Umsida Tekankan Makna Kurikulum Merdeka bagi Guru PAI

Peneliti menyarankan agar LinkAja Syariah lebih fokus pada fitur-fitur yang meningkatkan kenyamanan pengguna serta menyediakan lebih banyak pilihan transaksi syariah. Dengan pengembangan yang berkelanjutan, LinkAja Syariah berpotensi menjadi platform pembayaran digital utama yang tidak hanya memenuhi kebutuhan keuangan, tetapi juga mengedepankan kepatuhan syariah dalam setiap transaksinya.

Sumber:
Ariana Sindi Multi, Budi Sukardi, & Eko Asmanto. (2024). Adoption of the Technology Acceptance Model (TAM) in LinkAja Syariah Indonesia Digital Payment Service. Jurnal Tabarru’ : Islamic Banking and Finance, 7(1), 395-405.

Bertita Terkini

Hisbah Jadi Cermin Pengawasan Ekonomi Syariah di Era Modern
April 14, 2026By
Crowdfunding Syariah Dorong Aset Koperasi Tumbuh Pesat
April 8, 2026By
Riset Umsida Ungkap Zakat Produktif Perkuat Kesejahteraan Warga Sidoarjo
April 2, 2026By
Kualitas Produk Lebih Dominan Dorong Kepuasan Nasabah BSI Sidoarjo
March 27, 2026By
Wakaf Produktif Bisa Jadi Motor Ekonomi Syariah Berkelanjutan
March 10, 2026By
Etika Bisnis Islam Kunci Meningkatkan Kepuasan dan Kepercayaan Konsumen
March 4, 2026By
Penerapan Pemasaran Digital untuk Meningkatkan Kinerja Usaha Wakaf Produktif di Bazaf Supermarket
February 27, 2026By
Digitalisasi UMKM Aisyiyah Sinergi Perbankan Syariah Umsida
February 15, 2026By

Prestasi

hibah-risetmu
Dosen Perbankan Syariah Raih Hibah Risetmu Batch IX 2026 Kembangkan Riset Digitalisasi Bisnis Ibu Aisyiyah
November 18, 2025By
Azifatul Hanna Raih Yudisium Terbaik Prodi Perbankan Syariah Umsida ke-45 dengan IPK 3,91
July 21, 2025By
Kaprodi Perbankan Syariah Umsida Tunjukkan Komitmen dalam Penelitian di RisetMu Batch VIII
December 13, 2024By
Sesuai Target, Mahasiswa Ikom Sabet Tiga Medali Emas Cabor Renang Pada Pomprov Jatim 2023
July 23, 2023By
Seimbangnya Pengetahuan dan Skill Menjadi Kunci Mahasiswa Ikom Dalam Meraih Juara Pada PILMAPRES PTMA
April 15, 2023By
Battle of Agencies Berakhir, Selamat Kepada Para Pemenang!
March 6, 2023By
Top! Lagi Lagi Mahasiswa Ikom Borong Medali Juara Dalam Kejuaraan Karate Nasional
February 20, 2023By
Selamat! Mahasiswa Ikom Umsida Raih 3 Medali Dalam Kejuaraan Renang Tingkat Nasional
February 7, 2023By