Riset Dosen Umsida Ungkap Sharing Economy Meluas ke Sustainability, Bisnis, dan Pariwisata

Perbankansyariah.umsida.ac.id – Sharing economy atau ekonomi berbagi kini tidak lagi dapat dibaca hanya sebagai model bisnis digital.

Perkembangannya telah meluas ke berbagai bidang, mulai dari keberlanjutan, efisiensi sumber daya, bisnis, pariwisata, hingga layanan kreatif berbasis platform.

Hal tersebut tergambar dalam penelitian berjudul “Bibliometric Analysis of Sharing Economy: Scientific Publications in Countries Around The World” yang dilakukan oleh Tsuroyya Putri Saadah dan M Ruslianor Maika S Hut MAB, dosen Program Studi Perbankan Syariah Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida).

Penelitian ini menggunakan analisis bibliometrik terhadap publikasi Scopus dengan kata kunci sharing economy pada rentang 2012–2022.

Sharing Economy Melampaui Kajian Ekonomi
Sumber: Ilustrasi AI

Temuan menarik dari penelitian ini adalah luasnya arah kajian sharing economy.

Dalam data sumber paling relevan, jurnal Sustainability menempati posisi pertama dengan 140 artikel.

Posisi berikutnya ditempati Journal of Cleaner Production dengan 56 artikel dan Journal of Business Research dengan 43 artikel.

Data tersebut menunjukkan bahwa sharing economy tidak hanya dibicarakan dalam ruang ekonomi dan manajemen bisnis.

Lebih jauh, tema ini masuk ke dalam diskusi keberlanjutan, produksi bersih, efisiensi pemanfaatan aset, dan perubahan perilaku konsumsi masyarakat.

“Menurutnya, hal ini menunjukkan bahwa sharing economy telah berkembang menjadi isu multidisipliner,” terangnya.

“Ekonomi berbagi tidak cukup dipahami sebagai transaksi digital, tetapi juga sebagai cara baru masyarakat memanfaatkan sumber daya secara lebih efisien dan berkelanjutan,” jelasnya.

Baca juga: Rupiah Melemah, Perbankan Syariah Hadir sebagai Penopang Ketahanan Ekonomi Rakyat

Berkaitan dengan Bisnis dan Pariwisata

Selain jurnal keberlanjutan dan bisnis, penelitian ini juga menemukan kuatnya keterkaitan sharing economy dengan sektor hospitality dan pariwisata.

Beberapa jurnal yang masuk dalam sumber relevan antara lain International Journal of Contemporary Hospitality Management, International Journal of Hospitality Management, Current Issues in Tourism, dan Tourism Management.

Keterkaitan ini dapat dipahami karena sektor pariwisata merupakan salah satu ruang paling nyata bagi praktik ekonomi berbagi.

Penyewaan tempat tinggal, layanan perjalanan, transportasi daring, jasa pemandu lokal, hingga pengalaman wisata berbasis komunitas menjadi contoh bagaimana platform digital mengubah pola layanan wisata.

Dalam konteks ini, sharing economy tidak hanya menciptakan peluang bisnis baru, tetapi juga mengubah relasi antara penyedia layanan dan konsumen.

Masyarakat lokal dapat menjadi pelaku ekonomi secara lebih langsung, sementara wisatawan memperoleh akses layanan yang lebih fleksibel dan personal.

Lihat juga: Strategi Digital Marketing melalui TikTok Live dan Word of Mouth

Peluang Riset bagi Ekonomi Syariah

Bagi Prodi Perbankan Syariah Umsida, keluasan tema ini membuka peluang riset yang penting.

Sharing economy dapat dikaji melalui perspektif ekonomi Islam, terutama terkait prinsip kerja sama, keadilan transaksi, kebermanfaatan sosial, serta pemanfaatan aset secara produktif.

Namun, model ekonomi berbagi juga perlu dikaji secara kritis.

Di balik efisiensi digital, terdapat isu mengenai transparansi platform, perlindungan mitra, pembagian keuntungan, dan kepastian akad.

Karena itu, perspektif syariah dapat memberikan kontribusi konseptual agar praktik ekonomi berbagi tidak hanya menguntungkan secara bisnis, tetapi juga adil dan berkelanjutan.

Penelitian bibliometrik ini menjadi pintu masuk untuk membaca peta besar kajian sharing economy dunia.

Temanya luas, lintas disiplin, dan sangat relevan dengan perubahan ekonomi digital hari ini.

Pada akhirnya, sharing economy bukan hanya soal berbagi barang atau jasa.

Ia adalah tanda perubahan cara masyarakat memandang kepemilikan, akses, kolaborasi, dan keberlanjutan dalam kehidupan ekonomi modern.

Sumber jurnal: Bibliometric  Analysis  of  Sharing  Economy:  Scientific  Publications  in Countries Around The World

Penulis: Indah Nurul Ainiyah

Bertita Terkini

Stabilkan Rupiah Tanpa Suku Bunga, Cukupkah BI Menjaga Kepercayaan Publik?
July 9, 2026By
Sharing Economy Dikuasai Negara Maju, Indonesia Punya Ruang Besar Berkembang
July 1, 2026By
Rahmah Amaliya Tembus Final, Berhasil Raih Medali Perak Kejuaraan Taekwondo Piala Wali Kota Surabaya
June 27, 2026By
Riset Dosen Perbankan Syariah Umsida Soroti Lonjakan Tren Sharing Ekonomi Global
June 23, 2026By
Inflasi Impor Mengintai, Bisakah Prinsip Syariah Menjaga Stabilitas Harga?
June 19, 2026By
Rupiah Melemah, Perbankan Syariah Hadir sebagai Penopang Ketahanan Ekonomi Rakyat
June 15, 2026By
Rupiah Melemah dan Impor Meningkat, Saatnya Perkuat Ekonomi Lokal Berbasis Syariah
June 11, 2026By
Peran Customer Service dalam Digitalisasi Bank Syariah
June 2, 2026By

Prestasi

hibah-risetmu
Dosen Perbankan Syariah Raih Hibah Risetmu Batch IX 2026 Kembangkan Riset Digitalisasi Bisnis Ibu Aisyiyah
November 18, 2025By
Azifatul Hanna Raih Yudisium Terbaik Prodi Perbankan Syariah Umsida ke-45 dengan IPK 3,91
July 21, 2025By
Kaprodi Perbankan Syariah Umsida Tunjukkan Komitmen dalam Penelitian di RisetMu Batch VIII
December 13, 2024By
Sesuai Target, Mahasiswa Ikom Sabet Tiga Medali Emas Cabor Renang Pada Pomprov Jatim 2023
July 23, 2023By
Seimbangnya Pengetahuan dan Skill Menjadi Kunci Mahasiswa Ikom Dalam Meraih Juara Pada PILMAPRES PTMA
April 15, 2023By
Battle of Agencies Berakhir, Selamat Kepada Para Pemenang!
March 6, 2023By
Top! Lagi Lagi Mahasiswa Ikom Borong Medali Juara Dalam Kejuaraan Karate Nasional
February 20, 2023By
Selamat! Mahasiswa Ikom Umsida Raih 3 Medali Dalam Kejuaraan Renang Tingkat Nasional
February 7, 2023By