Perbankan Syariah Umsida Kaji Tren Pembayaran Non Tunai

Perbankansyariah.umsida.ac.id-Program Studi Perbankan Syariah Universitas Muhammadiyah Sidoarjo melalui kajian akademik dosen meneliti minat mahasiswa Perbankan Syariah dalam melakukan pembayaran transaksi non tunai berbasis web melalui platform Ijabqabul.id,

Baca Juga: Wisata Ziarah Wali Dorong Ekonomi Syariah Lokal

setelah sistem pembayaran virtual account mulai digunakan dalam sejumlah kegiatan kampus sejak 2019 untuk menjawab kebutuhan transaksi yang lebih mudah, efisien, dan sesuai perkembangan teknologi keuangan syariah.

Transformasi Pembayaran Kampus Melalui Virtual Account

Perkembangan teknologi keuangan mendorong perubahan cara masyarakat melakukan transaksi. Pola pembayaran yang sebelumnya banyak bergantung pada uang tunai mulai bergeser menuju sistem non tunai atau cashless payment. Perubahan ini tidak hanya terjadi pada sektor bisnis dan layanan publik, tetapi juga mulai masuk ke lingkungan perguruan tinggi.

Kajian yang ditulis oleh Fitri Nur Latifah, M Ruslianor Maika, dan Nuril Lutvi Azizah dari Universitas Muhammadiyah Sidoarjo menyoroti bagaimana mahasiswa Perbankan Syariah merespons penggunaan pembayaran non tunai berbasis web. Penelitian ini berfokus pada pemanfaatan platform Ijabqabul.id sebagai media pembayaran digital yang digunakan dalam kegiatan kampus, terutama untuk pembayaran kepesertaan seminar, pelatihan, konferensi, dan pembelian buku.

Dalam sistem tersebut, Umsida bersama unit usaha Ijabqabul.id menerapkan pembayaran menggunakan virtual account. Virtual account dipahami sebagai nomor identifikasi yang dibuka oleh bank atas permintaan unit usaha, kemudian diberikan kepada mahasiswa sebagai nomor tujuan penerimaan pembayaran. Dengan sistem ini, mahasiswa tidak harus melakukan pembayaran langsung secara tunai kepada panitia kegiatan.

Model pembayaran tersebut menjadi penting karena kegiatan kampus sering melibatkan banyak peserta. Jika pembayaran masih dilakukan secara manual, mahasiswa harus mengantre di meja registrasi atau bertemu langsung dengan pengurus kegiatan. Kondisi ini dinilai kurang efisien, terutama saat jumlah peserta besar dan kegiatan membutuhkan pengelolaan administrasi yang cepat.

Minat Mahasiswa Meningkat Seiring Pengalaman Digital

Penelitian ini menunjukkan bahwa perubahan kebiasaan mahasiswa dari transaksi tunai menuju transaksi non tunai tidak berlangsung secara instan. Pada tahap awal, tingkat penggunaan virtual account masih rendah. Dalam kegiatan Seminar Internasional “The International Seminar On Science and Religion in the Indonesia and Malaysian Education System” pada Juni 2019, hanya 26 dari 400 peserta atau sekitar 7 persen mahasiswa yang menggunakan transaksi non tunai.

Penggunaan sistem tersebut kemudian berlanjut pada Seminar Nasional “Peran Ekonomi Islam dan Keuangan Syariah di Era Revolusi Industri 4.0” pada Juli 2019. Dari 500 peserta, persentase pembayaran non tunai meningkat menjadi 11 persen. Kenaikan lebih signifikan terjadi pada kegiatan seminar ketiga pada September 2019, dengan 800 peserta dan persentase transaksi melalui virtual account mencapai 69 persen.

Data ini memperlihatkan bahwa penerimaan mahasiswa terhadap pembayaran non tunai meningkat setelah mereka mulai mengenal, mencoba, dan merasakan manfaat sistem tersebut. Artinya, minat mahasiswa tidak hanya dipengaruhi oleh keberadaan teknologi, tetapi juga oleh pengalaman langsung dalam menggunakan layanan pembayaran digital.

Salah satu temuan penting dalam kajian ini adalah mahasiswa cenderung menyukai pembayaran yang dapat dilakukan secara berkelompok. Cara ini dianggap lebih praktis karena dapat menghemat waktu dan memudahkan proses administrasi. Setelah pembayaran dilakukan, sistem akan mencatat status pembayaran dan menyimpan data tersebut untuk dilaporkan secara keseluruhan.

Bagi Program Studi Perbankan Syariah, temuan ini memiliki nilai strategis. Mahasiswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi keuangan, tetapi juga dapat memahami praktik nyata fintech syariah dalam kehidupan akademik. Pengalaman ini relevan dengan kompetensi keilmuan mereka, terutama dalam memahami inovasi layanan keuangan, sistem pembayaran digital, dan peluang pengembangan ekonomi syariah berbasis teknologi.

Fintech Syariah Perlu Terus Dikembangkan

Kajian tersebut juga menegaskan bahwa pembayaran non tunai berbasis web memberi dampak positif bagi pengembangan layanan kampus. Sistem ini membantu mahasiswa melakukan pembayaran secara lebih fleksibel, mengurangi kebutuhan transaksi tunai, dan memudahkan panitia dalam mengelola data pembayaran.

Namun, penelitian ini juga menunjukkan bahwa pengembangan layanan tidak cukup hanya menyediakan sistem pembayaran. Platform perlu terus disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Masukan dari mahasiswa menjadi bagian penting untuk memperbaiki tampilan, kemudahan akses, jenis layanan, serta kemungkinan pengembangan akad dalam transaksi.

Dalam konteks ekonomi syariah, pemanfaatan fintech berbasis web seperti Ijabqabul.id dapat menjadi ruang pembelajaran sekaligus laboratorium praktik bagi mahasiswa. Mereka dapat melihat bagaimana prinsip transaksi syariah diterapkan dalam sistem digital, termasuk pada pembayaran kepesertaan kegiatan yang menggunakan akad jual beli atau murabahah.

Hasil kajian ini juga memberi pesan bahwa transformasi digital di lingkungan kampus membutuhkan proses edukasi. Rendahnya tingkat penggunaan pada awal penerapan menunjukkan bahwa awareness mahasiswa terhadap transaksi non tunai masih perlu diperkuat. Karena itu, sosialisasi, pendampingan penggunaan, dan desain layanan yang mudah dipahami menjadi faktor penting dalam meningkatkan minat mahasiswa.

Bagi Prodi Perbankan Syariah Umsida, penelitian ini memperkuat posisi akademik prodi dalam merespons perkembangan fintech dan cashless society. Isu pembayaran digital bukan hanya persoalan teknis, tetapi juga berkaitan dengan perilaku pengguna, literasi keuangan, efisiensi layanan, dan kesiapan mahasiswa menghadapi perubahan industri keuangan.

Baca Juga: FAI Umsida Akan Gelar Seminar Internasional. Hadirkan 5 Narasumber dari Berbagai Negara

Dengan adanya kajian ini, pengembangan pembayaran non tunai berbasis web dapat diarahkan tidak hanya sebagai fasilitas administrasi kampus, tetapi juga sebagai bagian dari penguatan ekosistem ekonomi syariah digital. Ke depan, platform pembayaran seperti Ijabqabul.id berpotensi diperluas untuk layanan lain di lingkungan kampus, selama pengembangannya tetap memperhatikan kebutuhan mahasiswa, keamanan transaksi, kemudahan akses, dan prinsip syariah.

Sumber:
Artikel jurnal Minat Mahasiswa Perbankan Syariah Melakukan Pembayaran Transaksi Non Tunai Berbasis Web karya Fitri Nur Latifah, M Ruslianor Maika, dan Nuril Lutvi Azizah, Malia Jurnal Ekonomi Islam Vol 12 No 1 Desember 2020.

Bertita Terkini

Wisata Ziarah Wali Dorong Ekonomi Syariah Lokal
May 11, 2026By
Meningkatkan Penggunaan LinkAja Syariah Melalui Persepsi Kemudahan dan Manfaat
April 27, 2026By
Hisbah Jadi Cermin Pengawasan Ekonomi Syariah di Era Modern
April 14, 2026By
Crowdfunding Syariah Dorong Aset Koperasi Tumbuh Pesat
April 8, 2026By
Riset Umsida Ungkap Zakat Produktif Perkuat Kesejahteraan Warga Sidoarjo
April 2, 2026By
Kualitas Produk Lebih Dominan Dorong Kepuasan Nasabah BSI Sidoarjo
March 27, 2026By
Wakaf Produktif Bisa Jadi Motor Ekonomi Syariah Berkelanjutan
March 10, 2026By
Etika Bisnis Islam Kunci Meningkatkan Kepuasan dan Kepercayaan Konsumen
March 4, 2026By

Prestasi

hibah-risetmu
Dosen Perbankan Syariah Raih Hibah Risetmu Batch IX 2026 Kembangkan Riset Digitalisasi Bisnis Ibu Aisyiyah
November 18, 2025By
Azifatul Hanna Raih Yudisium Terbaik Prodi Perbankan Syariah Umsida ke-45 dengan IPK 3,91
July 21, 2025By
Kaprodi Perbankan Syariah Umsida Tunjukkan Komitmen dalam Penelitian di RisetMu Batch VIII
December 13, 2024By
Sesuai Target, Mahasiswa Ikom Sabet Tiga Medali Emas Cabor Renang Pada Pomprov Jatim 2023
July 23, 2023By
Seimbangnya Pengetahuan dan Skill Menjadi Kunci Mahasiswa Ikom Dalam Meraih Juara Pada PILMAPRES PTMA
April 15, 2023By
Battle of Agencies Berakhir, Selamat Kepada Para Pemenang!
March 6, 2023By
Top! Lagi Lagi Mahasiswa Ikom Borong Medali Juara Dalam Kejuaraan Karate Nasional
February 20, 2023By
Selamat! Mahasiswa Ikom Umsida Raih 3 Medali Dalam Kejuaraan Renang Tingkat Nasional
February 7, 2023By