Perbankansyariah.umsida.ac.id – Bank Syariah X telah berhasil mengimplementasikan teknologi informasi untuk mempercepat proses gadai emas dengan menggunakan aplikasi E-Steem, yang telah terbukti meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam analisis gadai emas.
Baca Juga:Pegadaian Syariah di Tengah Digitalisasi, Peluang Inklusi Keuangan dan Tantangan Literasi
Aplikasi ini menggantikan sistem manual yang sebelumnya menggunakan Excel, dan kini mempercepat proses penilaian, pelaporan, dan realisasi pembiayaan gadai emas.
Teknologi E-Steem Membawa Perubahan Positif
Aplikasi E-Steem dirancang untuk mempercepat proses taksasi emas, meningkatkan akurasi, serta memastikan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah dalam pembiayaan gadai emas. Dalam penelitian yang dilakukan, ditemukan bahwa empat faktor utama dalam model UTAUT (Unified Theory of Acceptance and Use of Technology), yaitu harapan kinerja, harapan usaha, pengaruh sosial, dan kondisi fasilitas—berperan penting dalam penerimaan aplikasi ini oleh pengguna di Bank Syariah X .
Penelitian yang dilakukan di kantor pusat dan cabang Bank Syariah X ini mengungkapkan bahwa 100% pengguna mengakui bahwa aplikasi E-Steem meningkatkan efisiensi kerja dan mengurangi kesalahan dalam proses taksasi emas. Selain itu, aplikasi ini juga memudahkan analisis dan pengambilan keputusan melalui antarmuka yang intuitif dan mudah digunakan.
Manfaat E-Steem dalam Proses Gadai Emas
E-Steem tidak hanya memberikan kemudahan bagi analis dalam melakukan penilaian jaminan emas, namun juga mempercepat waktu pencairan dana pembiayaan bagi nasabah. Dengan menggunakan sistem ini, nasabah dapat memperoleh dana secara cepat dengan jaminan emas mereka tanpa proses yang berbelit-belit. Hal ini sangat membantu nasabah dalam memenuhi kebutuhan mendesak seperti biaya pendidikan, modal usaha, atau keperluan sehari-hari .
Selain itu, aplikasi ini telah terbukti mengurangi risiko kesalahan manusia dalam penentuan nilai gadai, meningkatkan transparansi, dan mempermudah integrasi data antar divisi di Bank Syariah X, dari tingkat analis hingga manajemen atas .
Pengaruh Teknologi terhadap Adopsi Pengguna
Menurut hasil penelitian, faktor-faktor seperti kemudahan penggunaan (effort expectancy) dan pengaruh sosial (social influence) juga mempengaruhi sejauh mana para analis menerima teknologi baru ini. Analis merasa lebih percaya diri dalam menggunakan aplikasi E-Steem karena sistem yang disediakan sangat mendukung operasional mereka dan mudah dioperasikan. Selain itu, pengaruh dari rekan kerja dan atasan turut mendorong adopsi aplikasi ini secara lebih luas di Bank Syariah X.
Kondisi Fasilitas yang Mendukung Keberhasilan Implementasi
Keberhasilan implementasi teknologi ini juga sangat bergantung pada dukungan fasilitas yang memadai, baik dalam bentuk infrastruktur perangkat keras maupun pelatihan bagi staf. Dengan adanya pelatihan dan dukungan teknis yang baik, para analis dapat menggunakan aplikasi ini dengan lebih optimal, memastikan proses gadai emas berjalan dengan lancar dan sesuai dengan prinsip syariah .
Baca Juga: Mahasiswa FAI Umsida Tiba Aman di UniSZA, Disambut Hangat Pasca Perjalanan Epik dari Juanda
Aplikasi E-Steem di Bank Syariah X tidak hanya mempercepat dan menyederhanakan proses gadai emas, tetapi juga memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam sistem pembiayaan. Penerapan teknologi informasi yang efektif, didukung oleh faktor-faktor penting dalam model UTAUT, menunjukkan bahwa teknologi ini telah berhasil meningkatkan kinerja Bank Syariah X dalam memberikan layanan pembiayaan gadai emas berbasis syariah yang cepat, efisien, dan sesuai prinsip syariah
- Indah Kurnia Anggraeni, Diah Krisnaningsih (2018) Analysis of User Acceptance of the Gold Pawn Application at Bank Syariah X Using the UTAUT Model, Jurnal Perbankan Syariah.
- Sugiyono, (2017) Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D.
- Hariyati, F. Abdi, and M. E. Baining (2020) Efektifitas Aplikasi PSDS (Pegadaian Syariah Digital Service) Dalam Meningkatkan Jumlah Nasabah, Indonesian Journal of Islamic Economics and Business .









