Tingkatkan Profitabilitas Perbankan Syariah Melalui Pengelolaan Efisien BOPO dan FDR

Perbankansyariah.umsida.ac.id – Profitabilitas merupakan indikator penting dalam menilai kesehatan sebuah lembag keuangan, khususnya di perbankan syariah. Hal ini tergambar dalam penelitian yang dilakukan oleh Tri Agustin Kusumaningrum dan M. Ruslianor Maika, dosen Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), yang menganalisis pengaruh Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) dan Financing to Deposit Ratio (FDR) terhadap profitabilitas Return on Asset (ROA) di Bank Bukopin Syariah periode 2013-2022.

Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan regresi linier berganda yang bertujuan mengetahui hubungan signifikan antara variabel BOPO dan FDR dengan tingkat profitabilitas bank syariah, khususnya Bank Bukopin Syariah.

Pengaruh Beban Operasional terhadap Profitabilitas Bank

Dalam hasil penelitian ini terungkap bahwa Beban Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap Return on Asset (ROA). Nilai signifikansi penelitian menunjukkan sebesar 0,007, yang berarti berada di bawah ambang batas 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi rasio BOPO, maka akan semakin rendah tingkat efisiensi bank, yang akhirnya berdampak pada penurunan profitabilitas bank.

BOPO sendiri merupakan indikator penting dalam menilai efisiensi operasional perbankan. Rasio ini digunakan untuk mengukur sejauh mana manajemen bank mampu mengelola biaya operasionalnya dibandingkan dengan pendapatan yang dihasilkan. Semakin tinggi nilai BOPO menunjukkan semakin rendah tingkat efisiensi operasional bank. Sebaliknya, semakin rendah nilai BOPO, maka semakin efisien pula operasional bank tersebut.

Tri Agustin Kusumaningrum menjelaskan, “Peningkatan BOPO secara signifikan biasanya terjadi saat kondisi ekonomi sedang tidak stabil seperti pandemi, sehingga bank harus mampu mengelola biaya operasional dengan lebih efisien agar tidak mengalami penurunan laba yang signifikan.”

Financing to Deposit Ratio (FDR) dalam Profitabilitas Perbankan Syariah

Sementara itu, hasil berbeda ditemukan dalam analisis pengaruh Financing to Deposit Ratio (FDR) terhadap profitabilitas bank. Dari penelitian yang dilakukan, variabel FDR ternyata tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap profitabilitas (ROA) Bank Bukopin Syariah periode 2013-2022. Hasil pengujian menunjukkan nilai FDR dengan nilai t hitung sebesar 0,622 yang lebih kecil dari nilai t tabel sebesar 1,980 serta tingkat signifikansi sebesar 0,535 (> 0,05).

Hal ini mengindikasikan bahwa rasio pembiayaan terhadap dana pihak ketiga tersebut tidak secara langsung mempengaruhi profitabilitas bank secara signifikan. Meski demikian, peneliti menekankan bahwa optimalisasi FDR tetap penting dilakukan, terutama dalam pengelolaan dana agar tidak terjadi masalah likuiditas di bank.

Rasio FDR yang ideal perlu dijaga secara optimal agar bank mampu menjalankan fungsi intermediasi dengan baik tanpa mengalami risiko likuiditas yang tinggi. Rasio FDR yang terlalu tinggi justru mengindikasikan kurang efisiennya bank dalam mengelola dana masyarakat.

Kolaborasi Akademik dalam Peningkatan Literasi Perbankan Syariah di Umsida

Penelitian yang dilakukan dosen dan mahasiswa Umsida ini merupakan bagian dari komitmen Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Agama Islam Umsida dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui kolaborasi akademik berbasis penelitian ilmiah. Menurut peneliti, penelitian ini menjadi sangat relevan dalam membantu mahasiswa memahami secara lebih komprehensif mengenai rasio keuangan perbankan syariah dan dampaknya terhadap kinerja perusahaan.

“Kami berharap penelitian ini tidak hanya berhenti di sini, tetapi bisa terus dikembangkan lebih jauh untuk meningkatkan literasi dan pemahaman mahasiswa, dosen, serta masyarakat umum tentang pentingnya efisiensi operasional dalam perbankan syariah,” ungkap M. Ruslianor Maika.

Dengan terus melakukan penelitian seperti ini, Perbankan Syariah Umsida menunjukkan keseriusan dalam mengedukasi mahasiswa menjadi generasi profesional yang mampu memahami secara komprehensif kondisi dan tantangan industri perbankan syariah. Harapannya, melalui penelitian yang mendalam dan berkualitas, lulusan Prodi Perbankan Syariah Umsida mampu bersaing secara nasional maupun global dalam industri keuangan syariah.

Penulis: Tim Redaksi Perbankan Syariah Umsida
Sumber: Jurnal Tabarru’, Volume 7 Nomor 1, Mei 2024

Bertita Terkini

Tingkatkan Kepuasan Nasabah, BPRS Lantabur Tebu Ireng Sidoarjo Maksimalkan Layanan Antar Jemput dan Penanganan Komplain
March 23, 2025By
Perbankan Syariah Umsida Tingkatkan Kesadaran Masyarakat Tentang Pentingnya Berzakat
March 11, 2025By
Penerapan Kecerdasan Buatan dan Pembelajaran Mesin dalam Industri E-Commerce: Tinjauan Bibliometrik oleh Pbs Umsida
March 5, 2025By
Pengaruh Capital Adequacy Ratio, Non-Performing Financing, dan Financing to Deposit Ratio terhadap Profitabilitas Bank Syariah: Studi Kasus Bank BTPN Syariah
February 24, 2025By
Fintech Syariah dan Akad Murabahah: Inovasi Keuangan Syariah bagi Mahasiswa
February 19, 2025By
Kaprodi PBS Umsida Jadi Moderator dalam Guest Lecture Ekonomi & Keuangan Syariah
February 13, 2025By
Perbankan Syariah Umsida Dorong Efisiensi Pengelolaan Zakat untuk Peningkatan Kesejahteraan Umat
February 9, 2025By
Perbankan Syariah Dorong Skema Crowdfunding Salam untuk Permodalan Petani
February 3, 2025By

Prestasi

Kaprodi Perbankan Syariah Umsida Tunjukkan Komitmen dalam Penelitian di RisetMu Batch VIII
December 13, 2024By
Sesuai Target, Mahasiswa Ikom Sabet Tiga Medali Emas Cabor Renang Pada Pomprov Jatim 2023
July 23, 2023By
Seimbangnya Pengetahuan dan Skill Menjadi Kunci Mahasiswa Ikom Dalam Meraih Juara Pada PILMAPRES PTMA
April 15, 2023By
Battle of Agencies Berakhir, Selamat Kepada Para Pemenang!
March 6, 2023By
Top! Lagi Lagi Mahasiswa Ikom Borong Medali Juara Dalam Kejuaraan Karate Nasional
February 20, 2023By
Selamat! Mahasiswa Ikom Umsida Raih 3 Medali Dalam Kejuaraan Renang Tingkat Nasional
February 7, 2023By
Berbagai Film Karya Anak Bangsa Ditampilkan Di CSFC 2023
January 17, 2023By
Ikuti Turnamen Offline Perdana Setelah Pandemi, Shinta Berhasil Membawa Pulang Dua Piala
October 17, 2022By