Perbankansyariah.umsida.ac.id- di tengah perkembangan teknologi digital yang pesat, literasi keuangan Islam semakin dibutuhkan oleh masyarakat, terutama bagi mereka yang terlibat langsung dalam dunia pendidikan.
Baca Juga: Tips Khatam Al Quran di Bulan Ramadan Agar Lebih Terukur
Salah satunya adalah para guru Taman Kanak-Kanak (TK) Aisyiyah di Kecamatan Candi, Sidoarjo. Meskipun guru-guru ini memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter anak-anak usia dini, mereka sering menghadapi kesulitan dalam mengelola keuangan pribadi dan keluarga dengan cara yang sesuai dengan prinsip syariah.
Untuk mengatasi permasalahan ini, tim pengabdian masyarakat Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) menggelar pelatihan literasi keuangan Islam berbasis digital finance bagi guru-guru TK Aisyiyah di Kecamatan Candi, Sidoarjo. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai pengelolaan keuangan yang sesuai dengan prinsip syariah serta memperkenalkan penggunaan aplikasi keuangan digital berbasis syariah yang dapat membantu mereka mengelola keuangan lebih baik.
Materi Pelatihan dan Metode Partisipatif
Pelatihan ini mencakup berbagai materi penting, antara lain pengenalan konsep dasar keuangan Islam, manajemen anggaran keluarga berbasis syariah, penggunaan aplikasi e-wallet syariah, investasi halal, serta perlindungan data dan keamanan transaksi digital. Materi ini disusun untuk memberikan bekal pengetahuan praktis bagi guru-guru agar dapat mengelola keuangan pribadi dan keluarga sesuai dengan prinsip syariah, menghindari perilaku konsumtif, serta mengelola keuangan secara lebih terstruktur.
Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah metode partisipatif, yang memungkinkan peserta untuk tidak hanya memahami teori, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung dalam menggunakan layanan keuangan digital berbasis syariah. Pelatihan dilakukan dengan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur perkembangan pemahaman peserta, ditambah dengan sesi diskusi interaktif dan simulasi penggunaan aplikasi keuangan digital berbasis syariah. Hasil dari program pelatihan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman sebesar 57% pada peserta.
Peningkatan Kemandirian Finansial dan Pengelolaan Keuangan Syariah
Dari hasil pelatihan ini, lebih dari 60% peserta melaporkan bahwa mereka mulai menyusun anggaran berbasis syariah dan mengurangi penggunaan kredit konsumtif yang tidak sesuai dengan prinsip syariah. Program ini juga berhasil mendorong guru-guru TK Aisyiyah untuk lebih bijak dalam mengelola keuangan mereka. Sebanyak 71% peserta merasa lebih percaya diri dalam menggunakan aplikasi keuangan digital berbasis syariah setelah mengikuti pelatihan ini.
Namun, tantangan terbesar yang dihadapi oleh para peserta adalah minimnya familiaritas mereka dengan layanan keuangan digital berbasis syariah. Beberapa peserta merasa kesulitan dalam mengakses dan memanfaatkan fitur-fitur layanan digital finance syariah yang masih terbatas dibandingkan dengan layanan konvensional. Selain itu, kendala lain yang muncul adalah keterbatasan akses terhadap teknologi, seperti perangkat smartphone yang tidak memadai, serta akses internet yang terbatas di beberapa daerah.
Keberlanjutan Program dan Pendampingan Berkelanjutan
Untuk memastikan implementasi prinsip keuangan syariah yang optimal dalam kehidupan sehari-hari, pendampingan berkelanjutan sangat diperlukan. Program ini tidak hanya memberikan pemahaman teoritis, tetapi juga mendorong perubahan perilaku keuangan yang lebih baik dan sesuai dengan prinsip Islam. Oleh karena itu, pelatihan literasi keuangan berbasis digital finance ini diharapkan dapat terus berjalan dengan pendekatan yang lebih inklusif, menjangkau lebih banyak peserta, dan memperkuat kemandirian finansial berbasis syariah di kalangan guru-guru TK Aisyiyah.
Penyebaran Ilmu ke Komunitas Sekolah dan Masyarakat
Melalui program ini, diharapkan para guru TK Aisyiyah dapat membagikan pemahaman mereka tentang pengelolaan keuangan berbasis syariah kepada siswa, orang tua, dan masyarakat sekitar. Dengan memperkenalkan prinsip-prinsip keuangan Islam dalam kehidupan sehari-hari, mereka akan menjadi agen perubahan yang mendorong terciptanya masyarakat yang lebih bijak dalam mengelola keuangan sesuai dengan nilai-nilai Islam.
Baca Juga: Digitalisasi UMKM Aisyiyah Sinergi Perbankan Syariah Umsida
Program ini juga diharapkan dapat diperluas ke komunitas-komunitas lain, seperti ibu rumah tangga, pelaku UMKM, dan mahasiswa, untuk memberikan dampak yang lebih besar dalam meningkatkan literasi keuangan Islam dan memperkuat ekonomi keluarga berbasis syariah.
Sumber: Faizah, I., Ardiani, N., & Kusnah, E. H. (2025). Peningkatan Literasi Keuangan Islam Terintegrasi Digital Finance Bagi Guru TK Aisyiyah Kecamatan Candi. Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin, 8(2), 265-275. DOI: https://doi.org/10.36341/jpm.v8i2.5767







