Perbankansyariah.umsida.ac.id – Zakat memiliki peran penting dalam perekonomian sosial di Indonesia. Selain sebagai kewajiban agama, zakat juga berfungsi sebagai solusi dalam mengurangi kemiskinan dan ketimpangan ekonomi.
Baca Juga:Pegadaian Syariah di Tengah Digitalisasi, Peluang Inklusi Keuangan dan Tantangan Literasi
Namun, seiring berjalannya waktu, pengelolaan zakat yang efisien dan transparan menjadi faktor krusial untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, khususnya muzakki (pembayar zakat).
Penelitian yang dilakukan oleh Nuris Tishwanah dan Fitri Nur Latifah dari Universitas Muhammadiyah Sidoarjo berfokus pada analisis minat muzakki dalam membayar zakat, dengan memperhatikan dua variabel utama: kualitas pelayanan dan citra lembaga. Penelitian ini mengkaji seberapa besar pengaruh kualitas pelayanan dan citra lembaga terhadap minat muzakki dalam membayar zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) di Kabupaten Sidoarjo.
Kualitas Pelayanan: Tidak Berpengaruh Signifikan
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan yang diberikan oleh BAZNAS memiliki pengaruh positif terhadap minat muzakki untuk membayar zakat, namun pengaruh tersebut tidak signifikan. Meskipun pelayanan yang diberikan oleh lembaga zakat sudah cukup baik, hal tersebut tidak cukup untuk meningkatkan minat muzakki secara signifikan dalam berzakat. Peneliti menyarankan agar BAZNAS lebih meningkatkan upaya promosi dan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan zakat yang efisien dan transparan.
Citra Lembaga: Faktor Penentu dalam Meningkatkan Minat Muzakki
Di sisi lain, citra lembaga terbukti memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat muzakki untuk membayar zakat. Citra positif yang dimiliki oleh BAZNAS, ditunjang dengan transparansi dalam pengelolaan zakat, dapat mendorong muzakki untuk berpartisipasi lebih aktif dalam menyalurkan zakat mereka. Penelitian ini menunjukkan bahwa saat masyarakat memiliki kepercayaan terhadap lembaga zakat, mereka lebih cenderung untuk mempercayakan zakat mereka kepada lembaga yang dikelola dengan baik dan profesional.
Implikasi untuk Pengelolaan Zakat di Indonesia
Berdasarkan temuan ini, peneliti menyarankan kepada BAZNAS untuk terus memperbaiki kualitas pelayanan yang diberikan serta meningkatkan citra lembaga di mata masyarakat. Salah satu langkah yang dapat diambil adalah dengan lebih gencar mensosialisasikan fungsi dan kehadiran BAZNAS, serta memperkenalkan dampak positif yang dapat diberikan melalui pengelolaan zakat yang produktif.
Di tengah tantangan yang ada, penting bagi lembaga zakat untuk menjaga dan memperkuat kepercayaan muzakki agar zakat yang dihimpun dapat dimanfaatkan dengan baik untuk kesejahteraan umat.
Baca Juga: FAI Umsida Lepas 6 Mahasiswa UniSZA di Program Student Mobility
Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa citra lembaga memiliki pengaruh yang lebih signifikan terhadap minat muzakki dalam membayar zakat dibandingkan dengan kualitas pelayanan. Oleh karena itu, penting bagi BAZNAS untuk memperkuat branding dan transparansi dalam pengelolaan zakat agar dapat lebih meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat mereka.
Sumber:
Tishwanah, N., & Latifah, F. N. (2023). Analisis Minat Muzakki Dalam Membayar Zakat Ditinjau Dari Kualitas Pelayanan dan Citra Lembaga. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 9(01), 1466-1473. doi: 10.29040/jiei.v9i1.8449









